Friday, August 1, 2008

TELAGA


Telaga kasih
rindu menanti timba
telaga asli airnya suci
dingin nyaman
segar alirnya segar
mengalir nikmat
meski tak dalam
tak pernah berkurangan
malah lebih banyak
airkasih yang bertakung
dari suci mata-air abadi-Nya
dulu, waktu kau kecil
acapkali kau menimba mesra
sambil menyiram tubuhmu
dari dingin airnya
telaga kasih
peribadi yang bersih
air yang tercurah terbit jernih
kini, kaumuncul telaga telah sepi
dan riak jernihnya
terlindung rumput nestapa
dan kau pun enggan menyapa
telaga kasih
telaga asli tetap suci
hanya, kau yang tak sudi!

ONN ABDULLAH
Dewan Sastera,

Oktober, 2005.

No comments: